Thursday, February 28, 2013

love

ini salah satu film percintaan yang saya suka, judulnya love (2008) yang menceritakan kisah cinta dari 5 pasangan sekaligus, meski demikian kita tidak akan dibuat bingung karena terlalu banyak tokoh utama disini,,   the best lah ^_^


sekilas sinopsisnya yang saya ambil dari wikipedia,,


Nugroho dan Lestari


Nugroho (Sophan Sophiaan) adalah seorang pengajar yang menderita alzheimer. Ia bertemu dengan Lestari (Widyawati), seorang wanita lansia yang menunggu kelahiran cucunya sambil membuka sebuah restoran kecil. Nugroho dan Lestari sama-sama terkesan akan kepribadian satu sama lain. Namun, Lestari mengetahui keanehan Nugroho yang tidak mengingat informasi di hari sebelumnya. Nugroho berbicara banyak tentang Amir, anak semata wayangnya. Kemudian Amir datang, sopir taksi itu menjelaskan diam-diam tentang Nugroho kepada Lestari mengenai sakitnya Nugroho dan nama Amir sebenarnya Arif (Gading Marten) yaitu cucu Nugroho. Amir adalah ayah Arif yang berprofesi sebagai sopir taksi pula. Setelah melihat Nugroho di jalan, Lestari melihat lingkungan sekitar Nugroho memanfaatkan kondisi alzheimernya untuk hal yang menguntungkan diri sendiri. Setelah diselamatkan oleh Lestari di jalan raya, Nugroho dibawa ke rumah sakit. Keesokan harinya, Lestari mengajak Nugroho untuk jalan-jalan, dan saat itu, sepertinya Nugroho kembali pulih dengan mengingatnya ia dengan nama cucunya dan nama orang dilingkungannya.


Rama dan Iin


Rama (Fauzi Baadila) yang merupakan karyawan sebuah percetakan, bertemu Iin (Acha Septriasa) seorang gadis asal Sukabumi yang datang ke percetakan itu untuk mencetak poster orang hilang demi menemukan pacarnya . Tidak punya uang, untunglah sang pemilik (Ariyo Wahab) memaklumi hal itu dan mengijinkan Iin mencetak dengan gratis. Iin yang tidak mempunyai kepastian untuk tempat tinggal diijinkan Rama tinggal dirumahnya. Setelah menempelkan selebaran, namun informasi tidak kunjung datang. Iinpun "menyegarkan" suasana percetakan dengan naluri perempuannya, yakni melayani. Lalu, Iin menemukan pekerjaan di restoran milik Lestari. Disana ia menemukan kekasihnya telah menjalin hubungan dengan wanita lain. Saat sedang menelepon ibunya, Iin jatuh pingsan dan dibawa ke rumah sakit, setelah diketahui berdasarkan dokter, Iin telah mengandung selama 2 bulan. Setelah sembuh, Iin berniat pulang, dan mau bersama Rama untuk menjalin hidup baru. Rama menyetujuinya dan mereka berpelukan di tengah rel kereta yang dilewati dua kereta.


Awin dan Tere



Awin (Darius Sinathrya) seorang penjaga toko buku "Buka Buku" yang menyenangi dunia bibliografi dan penulisan bertemu dengan Tere (Luna Maya) dalam jumpa pengarang di toko tersebut. Tere dan Awin yang sama-sama berlaku acuh tertarik satu sama lain. Awin kurang menyukai larung dunia penulis yang dianggapnya tidak cocok untuknya, Terepun tidak bisa memaksakan hal itu. Mereka semakin merenggang seiring Tere yang merekomendasikan seenaknya mengenai tulisan Awin kepada sebuah penerbit. Setelah dinasehati oleh Chandra, Awin datang ke perkumpulan penulis yang dihadiri Tere, Awin menyatakan perasaannya begitupun dengan Tere. Dan mereka hidup bahagia bersama.


Restu dan Dinda


Restu (Irwansyah) adalah seorang mahasiswa yang santai dan memakai bus Transjakarta) untuk mencapai kampusnya. Di bus itu ia bertemu seorang wanita yang belakangan diketahui bernama Dinda (Laudya Chintya Bella). Restu berusaha mendekati Dinda dengan menunggu di halte tempat Dinda turun. Setelah bertemu, Dinda yang mulanya tampak murung bisa menjadi ceria dengan Restu. Saat mereka bertemu di sebuah taman, Dinda mengungkapkan bahwa ia mempunyai kanker payudara yang membatasi masa hidupnya. Di halte, ia pingsan dan kemudian diangkut ke rumah sakit. Disana, Restu menemani Dinda hingga ajal Dinda menjemput. Kemudian, Restu menghadiri pemakaman Dinda. Dinda lewat ayahnya menyampaikan sebuah surat, mengatakan Dinda akan tetap mencintai Restu, selamanya.


Gilang dan Miranda
Gilang (Surya Saputra) dan Miranda (Wulan Guritno) adalah sepasang suami-istri yang menikah karena kehamilan Miranda oleh Gilang. Mereka mempunyai seorang anak yang autis bernama Icha. Disamping itu, cinta rumah tangga mereka sudah merenggang karena Miranda terlalu sibuk akan pekerjaannya. Jadilah hanya Gilang yang menjadi pengurus Icha. Ternyata Miranda dekat dengan teman sekantornya (Fathir Muchtar) dan hal itu diketahui oleh Gilang. Merekapun menjadi semakin merenggang sebelum Miranda sempat meminta maaf, apalagi perceraian tampaknya sudah di depan mata. Akhirnya, Gilang merelakan Icha pergi dengan Miranda. Di sebuah galeri lukisan, Gilang melihat sebuah lukisan yang menggambarkan gelang miliknya. Kemudian, ia bertemu kembali dengan kisah cinta ketika ia kecil, Tia (Marsha Timothy) yang kini menjadi pelukis dan masih mengenakan gelang itu.

nah ini film love yang di unggah di youtube,, ^_^



salah satu adegan yang saya suka adalah di scene terakhir dimana bela berbicara mengenai cinta,,

apa yang kita ingat dari kenangan2 yang terekam oleh kita, nama tempat, nama permainan, nama teman atau kejadian adalah hal2 yang mungkin lambat laun bisa terlupa tapi tidak dengan rasa....
rasa senang, rasa sedih yang akan terus kita bawa tanpa mudah tercecer disepanjang perjalanan kita....
dan semakin kita dewasa kita akan menyadari bahwa diantara kenangan2 tersebut ada satu rasa yang paling besar yaitu cinta....
karena ketika satu persatu cerita berhenti dan menjadi kenangan cinta terus bergerak seiring harapan yang menyertai dia....
cinta yang tak terlihat oleh mata, tak teraba oleh tangan tapi dia ada bahkan sejak kita belum bisa mengucapkannya....
cinta yang sejati cinta yang ketika kita kira sudah pergi ternyata cuma bersembunyi menunggu untuk kembali lagi....

0 comments:

Post a Comment

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!