Friday, February 21, 2014

[49 days] Mencintai yang Tulus itu,,,?



Kalau mendengar atau membaca sebuah kata “korea” tepatnya korea selatan, yang terlintas di benak gue adalah sebuah negara, bermata sipit, operasi plastik, samsung,  fashion, k-drama dan tentu saja artis cewek dan cowoknya yang cakep-cakep. Hemm, kalau di benak lo sendiri apa?


Disini gue mau ngebahas yang ada unsur koreanya, k-drama .K-drama yang gue tonton pertama kali judulnya full house yang dibintangi sama rain,  sekitar tahun 2004 deh.  Alasan gue nonton waktu itu adalah karena pemeran cowoknya cakep, huehue apalagi ceritanya lucu, beda sama cerita bikinan indo. Sejak saat itu gue doyan nonton k-drama meski gak banyak judul yang gue tonton. Nah sampai sekarang juga gue suka nonton.  K-drama yang lagi gue tonton sekarang  tuh judulnya 49 days. Ada yang pernah nonton?

49 days. Gue suka sama ceritanya, menyadarkan gue tentang suatu hal yang gak gue pikirin dengan tepat. Sebuah kata. Mudah diucapkan tapi, pada kenyataannya sulit untuk mendapatkannya bahkan untuk merasakannya sekalipun. Ketulusan.

Cerita berawal ketika seorang gadis bernama shin ji hyun mengalami kecelakaan lalu lintas beruntun yang mengakibatkan dirinya koma. Kecelakan itu diakibatkan oleh seorang cewek yang berniat bunuh diri di jalan tersebut.  Singkat cerita roh shin ji hyun bertemu dengan seorang cowok yang mengaku sebagai penjadwal (-_-ya, sama seperti malaikat maut gitu deh). Sang penjadwal bilang ke roh ji hyun bahwa sebenarnya dia belum saatnya meninggal.  

Roh ji hyun di hadapkan pada dua pilihan, naik lift yang menuju ke akhirat artinya dia akan meninggal atau hidup kembali tapi dengan syarat harus menjadi pengelana 49 hari. Karena ji hyun masih ingin hidup dia memilih menjadi pengelana 49 hari dimana ji hyun di haruskan mencari 3 orang yang mencintai dia dengan tulus dan meneteskan air matanya untuk ji hyun, ji hyun di beri batas waktu selama 49 hari. . 

Sang penjadwal  membawa ji hyun ke sebuah tempat dimana disitu ada yang meninggal kemudian ngasih tahu ke ji hyun, bahwa air mata itu ada beberapa jenisnya, ada yang benar tulus, hanya menangisi diri sendiri, menangis karena merasa tak enak dan yang terburuk menangis tapi di dalam hatinya tertawa.

Untuk menjadi pengelana 49 hari ji hyun yang sudah menjadi roh, harus meminjam tubuh cewek yang bernama song yi kyung ketika song yi kyung  tidur. Dalam artian merasuki tubuh. Selanjutnya, dimulailah petualangan ji hyun untuk mendapatkan 3 tetes air mata dari orang yang tulus mencintainya.

Awalnya ji hyun menganggap bahwa mendapatkan tiga tetes air mata tersebut mudah. Dia bisa mendapatkannya dari tunangannya, sahabat atau temannya tapi ternyata, jreng jreng.  Tidak mudah.

Singkat cerita, ji hyun bukannya mendapatkan 3 tetes air mata tersebut ia malah mendapatkan kenyataan pahit yang selama ini tidak ia ketahui. Berharap mendapatkan tetes air mata dari tunangannya yang bernama kang min ho, ia malah menyaksikan sendiri tunangannya selingkuh dengan sahabatnya, shin in jung. Hari demi hari ji hyun menguntit mereka berdua, ia jadi tahu kalau selama ini hubungan kang min ho dan sahabatnya itu lebih dulu di banding dengan ji hyun. Malah hubungan ji hyun dan kang min ho  memang sudah direncanakan, hal itu dilakukan untuk memuluskan rencana mereka yang ingin menghancurkan perusahaan milik ayah ji hyun. Karena di balik persahabatan antara ji hyun dan in jung, ternyata in jung membenci ji hyun. Kenapa ya??? Berhasilkan in jung menghancurkan perusahaan ayahnya ji hyun??  Mau tau,, tonton aja,, huehehe,,

Di lain hari ji hyun pun menghubungi teman-temannya yang pernah dekat dengan dia. Dengan menggunakan tubuh song yi kyung, ji hyun jadi tahu kalau selama ini  teman-teman yang ia sangka akan meneteskan air mata untuknya malah berterus terang kalau ji hyun itu agak sombong, keras kepala dan kebaikan ji hyun itu mengesalkan.

Permasalahan yang lain pun muncul, ternyata ayah ji hyun menderita tumor otak. Song yi kyung pun sudah merasakan adanya keanehan. Han kang, teman ji hyun pun sudah curiga kalau selama ini song yi kyung yang bekerja di restoran miliknya adalah ji hyun.

Waktu terus berlalu, waktu ji hyun pun tinggal sebentar lagi. Permasalahan malah makin rumit. Berhasilkan ji hyun mendapatkan tiga tetes air mata dari orang yang tulus mencintainya agar hidup kembali?? Mampukah ji hyun menyelamatkan perusahaan ayahnya?? Lalu bagaimana keadaan ayah ji hyun?? Tonton aje ye,, ekekekek,, (-_- eh ya sorry gue bukan seorang pencerita yang baik ya,, ckckc). 


Menonton k-drama ini gue jadi mikir, dari sekian milyar jumlah penduduk di dunia ini, 3 orang tidak ada artinya, termasuk sedikit, bahkan  sangat sedikit tapi ada gak ya 3 orang yang mencintai kita dengan tulus? (-_-orang tua dan keluarga tidak termasuk ya). bahkan gue malah nanya sama diri gue, apa gue pernah merasakan tulus saat mencintai orang lain? Mencintai disini bukan hanya antara cewek dan cowok dalam hubungan pacaran tapi luas, sama teman dan orang di sekitar kita. Apa yang dilakukan oleh mereka untuk kita sudah tuluskah?

Kalau lo suka bantu orang tapi dibelakang ngomongin jelek tentang orang itu , itu disebut tulus? Gak kan!

Kalau lo selalu tersenyum di hadapan orang lain tapi tersenyum sinis di belakang dia apa itu tulus? Gak juga!

Atau seandainya lo punya teman yang datang saat butuhnya doank dan gak ada saat lo butuh, apa pertemanan itu tulus? Duh gak kan?!,, baik kalau ada maunya, ckckck .Eh kadang gue juga gitu. Hahahah karena gue pikir pertemanan itu perlu kalau gue emang butuh bantuan dia. kejam? Memang, inget ya hidup itu kejam!! Gue meng-iya-kan kalimat tersebut karena ya orang-orang disekitar gue seperti itu, menghubungi gue pas ada maunya, jadi ya gue juga sama donk? Menyedihkan ya? Huhuhu,,,

K-drama ini bener-bener nyindir manusia. Memang pada kenyataannya  manusia itu bermuka dua. Gak dipungkiri gue juga begitu. Kadang gue mesti tersenyum di hadapan orang yang sebenarnya gak gue suka karena untuk “menjaga perasaan”.

Tokoh utama, dalam k-drama ini sebenarnya baik, malah temannya mengakui dia sangat baik tapi ternyata kebaikan dia sangat mengesalkan?! Nah kan, orang yang sudah berbuat baik malah bisa mengesalkan hati orang, gimana dengan orang yang kelakuannya menjengkelkan ya? Huaah, manusia emang gak ada puasnya. Serba salah,, huaha. Seringkali manusia itu gak menyadari kalau apa yang dilakukannya itu tidak disukai oleh orang lain. So, sebelum melakukan ini itu harusnya dipikir dulu kali ye,,

Kenapa untuk mengetahui apa orang itu mencintai dengan tulus mesti dibuktikan dengan air mata? Bisa saja kan orang itu memang benar-benar mencintai tapi tidak bisa meneteskan air mata, dengan alasan bukan orang yang cengeng? Hemmm,,,sang pengelana bilang kalau,  air mata itu menunjukan kedalaman kasih sayang manusia kan? Lo akan menangis ketika merasakan emosi terbesar . Saat terlalu sedih, terlalu bahagia, atau ketika dipermalukan oleh orang lain. Kalau lo sedih tapi tidak meteskan air mata berarti sebenarnya lo tidak benar-benar merasa sedih,,huhuhu. Gue setuju dengan pernyataan itu.

Gue pernah mencintai orang lain tapi sudah tuluskah? Entahlah,, dulu gue pikir kalau perasaan gue tulus, setelah dipikir-pikir, ternyata gue mencintai orang itu karena ada alasan tertentu, karena dia baik, menarik, tinggi, merasakan nyaman. Gue mungkin suka atau bahkan cinta tapi belum tulus.

Mencintai yang tulus itu adalah saat mencintai tanpa sebab. Kenapa? Karena gue pikir seandainya gue mencintai seseorang karena dia tampan, suatu saat ternyata dia kecelakaan dan wajahnya tak berbentuk lagi. Apakah gue tetap cinta dia? tentu saja tidak, karena dia sudah tidak tampan. Gue tidak punya alasan lagi untuk mencintai dia bukan? Begitupun ketika gue mencintai karena rasa nyaman, kalau dia sudah tidak membuat gue nyaman lagi, gue pasti ninggalin dia. coba kalau gue mencintai dia tanpa alasan, tanpa sebab. Bagaimanapun keadaannya  gue pasti tetap mencintai dia karena tak ada alasan gue untuk meninggalkan dia.

Kalau seandainya suatu saat nanti, lo nanya ke pasangan lo “apa alasan lo cinta sama gue?” dan dia menjawab bla, bla, bla,,.gue cuma bisa bilang hati-hati saja bisa jadi alasan yang dia kasih menjadi alasan dia buat ninggalin lo.

Buat gue sendiri, cinta yang tulus itu bisa diuji ketika orang yang lo cintai berada dalam kondisi yang terburuk. Masihkah lo berada di dekat dia dan menerima dia apapun kondisinya?

Tulisan ini cuma berdasarkan pendapat gue, kalau gak setuju, bebas,,, setiap orang punya pendapat yang berbeda-beda mengenai suatu hal.

Eniwei kecegat baswey,, drama korea ini gue rekomen deh buat lo tonton, ceritanya bagus dan ehem, ehem pemainnya kece-kece loh, huahahah,,



Terima kasih ya sudah mampir ^_^








3 comments:

  1. Curhat ya dex, panjang amat tulisannya.
    tapi menarik kok, salam kenal ya.

    ReplyDelete

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!