Friday, September 18, 2015

Gue Gak Mau Di Sebut Gampangan!!


Hallo? Baik kan disana? oooh makin gendut ya? Sokoor. Hahaha. Ituuu,, yang makin gendut, gue. :| Em, disini gue mau cerita tentang pengalaman dan unek-unek gue terhadap kamu-kamu para adam, baik yang jadul, jadul, jadul,, eh jadul semua ya? Huehehe. Emang kebanyakan laki jadul yang gue kenal kelakuannya kaya gini, kalau laki yang sekarang mah entah ya,, udah jarang kenalan ma laki lagi. Belum update lagi bo :p


Setelah gue terbius dengan jagat maya, dari mulai kenalan sama yang namanya ‘inet’ alias internet hingga menjadi dekat dengan internet sampe kaya lem super glue yang nempel abis dan suseh buat misahinnya. Gue udah kenalan bahkan bertemu dengan banyak orang. Karena gue cewek jadi kebanyakan kenalannya juga laki, gak tahu kenapa ya, ko gue sedikit sekali bisa chit-chat sama cewek dumay. Masih bisa di itung sama jari, padahal gue udah kenalan sama internet bertahun-tahun yang lalu. Takut dikira lesbi kali ya,, jadi canggung buat say hi nya,, x_x ohmaygot. Padahal mah ih, hayo kita jadi teman curhat,, hey para ladies!!

Sebelumnya gue udah bikin artikel yang ceritain hal yang sama, disini > Tipe-Tipe Cowok di Dunia Maya yang Nggak Banget. Hanya di postingan itu ceritanya berupa point-point utamanya saja  dan gue ngerasa belum puas kalau gak cerita sampe tuntas dan panjang lebar, berasa ada yang kurang. Uggh,, prolognya kepanjangan ya bro, padahal isinya sedikit sih. Hahah :D Dikit? Hahahah =D Jadi begini,,

Berawal dari say hello di media chattingan (-_-hah media? Weks,,) kemudian chit-chat ngalor ngidul dan berlanjut dengan kalimat “boleh minta nomor handphone kamu gak?” kamu pernah ngalamin kan di chat kaya gitu? Ya kan?? Dulu,,, sebelum “sayang pulsa” menginvasi, dengan baiknya gue ngasih nomor handphone sama siapapun yang minta. Ini karena gue emang terlalu baik atau  murahan sih? Iiissh,,. Ada rasa sungkan dan takut dikira sombong yang membuat gue melakukan hal itu. ya, bisa dibilang mencoba bersikap ramah sama siapapun Gue berpikiran positif aja sih, “mungkin gue bisa berteman sama dia, lumayan kan, nambah temen atau bisa jadi dia adalah si pangeran berkuda putih gue,,,,?” siapa yang tahu kaaaan.

Dari semua orang yang gue kasih nomor handphone, ada yang berlanjut smsan dengan seru, ada juga yang basi, yang tiap sms nanya “lagi apa?”, “udah makan belum?” dan tentunya golongan kedua lebih buanyaak. Hueeek bosyeen. Tak jarang orang-orang itu ada yang ngajak ketemuan, kemudian di hari pertama kopdar udah bilang, “will you be my girlfriend?” aaaah, itu masih mending sih nembak ketika sudah bertemu jasad tapi,,,yang lebih membuat gue gusar ketika belum ketemuan udah keduluan bilang cinta. Hah serius ada? Ada dong,, etapi,, ada yang lebih bikin kepala ajeb-ajeb bo,, saat belum ketemuan, belum nembak udah manggil sayang sama gue.  Omo,, tembak gue, tembak gue. jedeer!! Mampus,,,

Fenomena diatas yang membuat gue pengen bilang “gue gak mau disebut gampangan”meski ya gue harus akuin kalau ada beberapa yang membuat gue bilang “ya” ketika si laki menshoot gue padahal belum ketemu tapi, jauh lebih banyak yang gue cakra dibanding yang gue centang. Eh,, berasa banyak banget yang menshoot, wkwkwk padahal hanya 2 biji..eeeh,, :p. Alasan yang membuat gue bilang “ya” adalah karena sungkan udah nyaman buat cerita, pengen ngelepas status jomlo dan cara biar bisa muv on. Cinta? Ah gak deh,,karena buat gue cinta itu butuh proses, kalau baru kenal udah bilang cinta. Hati-hati itu tanda bendera merah sedang berkibar buat gue, BERBAHAYA. Karena gue pikir cinta yang mudah diucapkan adalah cinta murahan bukan cinta yang kokoh. Tipe cinta ini gue sebut sebagai cinta obralan, cinta diskonan bo, dikasih diskon 50%, laku gak yaaa? Woahaha =D.

Cinta itu butuh proses. Seperti halnya masak mie instan, untuk mendapatkan kenikmatannya, kita harus buka bungkusnya, rebus air dan seterusnya. Kalau cepat mengatakan cinta ya layaknya makan mie instan langsung dan gak perlu di rebus. Gak sehat bo. Jadi, gue gak percaya sama yang namanya cinta pada pandangan pertama apalagi cinta pada ketikan pertama. Iiissssh, kalau tertarik mungkin bisa, tapi cinta? BIG NO!! Ada yang sepemikiran?

Balik lagi ke kalimat “gue gak mau di sebut gampangan”  why? Ketika ada orang yang baru kenal atau belum ketemu tapi, udah bilang cinta atau sayang. Hati gue bukannya langsung berbunga-bunga tapi, gue malah mikir, apa gue ini cewek gampangan ya, yang bisa dengan mudah untuk didapatkan dan gak pantes untuk diperjuangkan, jadi orang lain gak segan untuk bilang dua kata yang sakral sama gue? so, ketika hal itu terjadi sama gue, rasanya hati gue nyesek bo. Nyatain cintanya aje lewat sms, chat, inbox? aaaiiiissh naseeeb. Miris euy. :| Ngerasa bukan cewek yang istimewa, berasa gak ada harganya banget, syeedih. Kenapa sih orang dengan mudah bilang cinta, seperti apa sih tuh orang memaknainya, buat gue kata cinta itu sebuah kata yang gak bisa buat sembarang diucapin. Ketika kamu mengatakan cinta, berarti ada sebuah harapan bahwa akan ada sebuah hubungan yang lebih erat lagi nantinya. Nah, bukankah sebuah hubungan itu harus dilandasi dengan sebuah kepercayaan dan bagaimana bisa gue percaya sama orang yang baru gue kenal ketika orang yang sudah lama gue kenal pun bisa berbohong? Hih. Bimbang,,

Pernyataan cinta yang terlalu terburu-buru ini juga merupakan tanda bendera merah yang lain buat gue, dimana artinya adalah “duh, gue cewek yang keberapa ya yang dia tembak dengan cara seperti ini?”, gue ngerasa kaya ikan yang lagi dipancing sama laki di empang atau seperti kupon undian eaaa,,. Dimana si laki nyebar kupon undian dimana-dimana ketika akhirnya gue nyatain “ya”,, terus dia bilang “akhirnya gue menang undian juga,,,, di tempat yang ini” oooowwwhh,,, gue ngebayanginnya dengan kepala yang nyut-nyutan. Pengakuan kalau dia cinta bukan berarti dia beneran cinta yee,,apalagi baru kenal itungan hari, ketemu wajah pun beloom. huhuhu Ada kalanya ketika dia yang menarik hati mengutarakan perasaannya bakal gue jawab "gak deh,,"  hanya karena terburu-buru ini.

Tapi,, yang lebih gue sesalkan adalah ketika kita udah kenal, cerita sama dia itu asyik dan ketika akhirnya dia mengatakan cinta padahal belum ketemu, gue bimbang. Kalau diterima, gue gak cinta, gue gak percaya cinta yang tanpa proses, mana gue gak mau di sebut cewek yang mudah banget buat didapatkan, gak perlu adanya pembuktian omongan dia, langsung terima begitu saja? Ooowwwh,,,

Kalau ditolak, gue takut nanti dia bakal berubah, ngilang tanpa kabar. Pasti. Padahal gue nyaman sama dia. Bimbang kan bo. Karena takut kehilangan ini yang terkadang akhirnya bisa membuat gue bilang “iya” jadi cewek gampangan deh gue. Hiks hiks. .Ya,, kalau ngilang karena udah nikah sih wajaaar ya, meski seharusnya kita masih bisa ko berteman tapi, hal itu gak pernah terjadi ,,, tau napa! Sebegitu buruknyakah dan separah kapal pecahkah kepribadian gue sampai berteman sama gue juga ogaaah?? Yaealah bro, gue juga gak akan minta berlian kelees. Hiks.. emang iya ya,, cepat kenalan, cepet akrab, cepat ketemu, cepat ngilang juga, itu semacam slogan perkenalan di dunia maya. Inget itu ya kawaaan!!!


Salah satu penyebab yang membuat orang yang baru ketemuan satu kali kemudian ngilang bak debu adalah karena merasa ilfeel. Ilang feeling. 

Saat melihat foto dia yang di upload di media sosialnya kamu merasa bahwa dia adalah wanita tercantik di dunia. Wajahnya yang mulus bak batu yang udah di amplas, rambutnya yang berkilau dengan susunan wajah yang sempurna layaknya batu di taman jepang, eaaaa. Hanya dengan melihat wajahnya di foto saja kamu sudah merasa tertarik, kamu jatuh cinta karena kecantikan dia di fotonya dan berharap kamu yang mempunyai wajah bak arjuna wiwaha kecebur got bisa mendapatkan wanita pujaan yang super cantik. Dengan modal kepercayaan diri yang terselubung, mengirim kata-kata layaknya pujangga yang niru kahlil gibran, kamu memborbardirnya dengan perhatian yang memperlihatkan kepedulian kamu hingga kata pamungkas pun keluar, “mau jadi pacar gue gak?” ketika akhirnya diterima kamu pun manggil dia dengan pangilan kesayangan, ayah bunda, mimi pipi atau dengan panggilan jamak kaya beb, sayang, ayang, yank, dsb, dsb, dsb padahal belum ketemu,, Huh pusing pala babi, eh, barbie :p

Tiba saatnya kamu ketemu, kamu begitu bersemangat, pakai baju terbaik, nyemprot minyak wangi 12ribuan sampe abis setengahnya, nyisir rambut berkali-kali tak lupa pakai minyak telon biar tambah mengkilap. Kamu bercermin dan bilang, “gilaaa, gue ganteng banget, mbeb chayang i’m coming,,,,” uuhuuuk, ada yang bawa kresek gak? Gue mau muntah nih, :|

Di ujung jalan gang sempit, menjadi saksi pertama kalinya kamu bertemu pujaan hati yang ternyata ketika kamu melihat aslinya,,, kamu bengong, kaget, terkejut, menggelinjang, kayang dengan kentut yang tak ada habisnya. Mencoba tersenyum manis meski lebih tepatnya seperti meringis menahan boker dua bulan. Tangan terulur dan kata “heeey,,” pun terucap. Ribuan rayuan yang udah kamu siapkan pun hilang tanpa bekas, suara kamu tercekat hingga kamu menjadi orang gagu dalam sekejap. Ketika si pujaan bertanya banyak hal, kamu hanya bisa menjawab ya dan tidak dengan tak hentinya menghisap rokok sampe abis dua bungkus dalam lima menit.

Ya,, semua itu terjadi karena pujaan hati kamu tidak sesuai dengan harapan. Khayalan kamu udah tinggi bisa bergandeng tangan dengan wajah bak bidadari yang ternyata si pujaan wajahnya tak lebih baik dari tukang gorengan yang wajahnya kebanjiran minyak. Kamu kecewa,, harapan ingin pamer dan memperbaiki keturanan pun lenyap. Yang ada hanya hati yang berteriak,, “gue pengen pulaaaaang,,, gue pengen pulaaaaaang,,”, “ bunuh gue,,,” akhirnya, sini gue siap buat bunuh lo, woahahaha =D dan keesokan harinya, kamu sms panjang lebar yang mengatakan “kita putus ya, kita belum saling mengenal lebih jauh,,,” bla, bla, bla padahal sebelum ketemu, dia yang ngejar. Ihik. Bulshit banget kan,, dan selanjutnya, buru-buru kamu hapus nomor handphonenya, delcont akun bbmnya, block akun facebooknya, eaaaa... Anyway, gue bingung tipe orang yang seperti ini tuh, pengen jadi pemuja wanita tapi di dunia nyata gak kesampaian atau hanya ingin menambah daftar koleksi mantan.. huhuhu

Nah, cerita singkat yang udah gue paparkan diatas rasanya hal yang sangat biasa terjadi buat orang-orang yang gemar mencari mangsa di dunia maya. Slogan unggulan yang bilang “gue akan menerima kamu apa adanya” pun udah di buang jauh-jauh ketika kamu bertemu aslinya. Hemm, so masih percaya dengan rayuan dan pengakuan cinta  dari dunia maya? Aaah rasanya gue mah udah enggak percoyo lagi bro. Lagian untuk apa menjalin hubungan dengan orang asing nun jauh disana, disini gue menanti disana dia mencari mangsa. Aaaah,,

Tapi kan, tapi kan,, masih ada yang berhasil. Iya ada. Kalau kamu beruntung bertemu dengan orang baik yang omongannya bisa dipegang,,,, tapi seberapa banyak orang baik itu, seberuntung apakah dirimu? Hanya Tuhan yang tahu. So, disini gue punya saran buat kamu yang ingin mencari mangsa di dunia maya.
-Ketika kamu memang tertarik dengan si dia, pelis iyah jangan terburu-buru menunjukan rasa cinta kamu dengan bilang terus terang apa yang kamu rasain karena buat gue, itu menunjukkan kamu hanya seorang gombaler. Gak bisa dipercaya,, 
-Coba ajak untuk bertemu dan tak lupa kamu harus siapkan hati apabila si dia tidak sesuai harapan. Ikhlas.  
-Setelah itu, kamu lihat dengan teliti, wajahnya sesuai sama tipe gak, sifatnya? Pribadinya? Tingkahnya? Pengetahuannya? Kalau iya, kamu bisa lanjut untuk mengenal dia lebih jauh dengan menjadi teman yang baik. 
-Setelah mengenal dia dan bertemu dengan dia berkali-kali, ternyata kamu memang tertarik sama dia. Nah tinggal nunggu waktu buat menyatakan cinta. Takut friendzone? Nambah teman baik emang buruk ya di mata kamu? 
-Kalau ternyata kepribadian, sikap dan sifat dia bukan tipe kamu, yang woles aja toh kamu belum nembak. Jauh lebih bebas gak ada rasa beban dan daftar mantan pun tidak bertambah. Kamu pun tidak di cap sebagai gombaler cap domba dunia maya. Iiisssh itu gak banget kan,,, 
-Terakhir, kalau kamu memang orang baik, gak ada ceritanya deh begitu ketemuan langsung lost contact karena tidak ada ruginya kan kalau menambah teman meski wajahnya tidak bisa membuat kamu berbunga-bunga. Kali aja di masa depan dia berguna buat kamu, dia bisa menolong kamu. Siapa yang tahu?


Udah deh.
Ya ampun,, tadinya gue ngira bahasan ini bakal seuprit, nyatanya,, panjang juga ya,, hahah lagi asyik ngetik, eh tau-tau ketikan gue udah panjaaang pisan. Wkwkwk ah gue emang cerewet di,,,, tulisan.

Lagu dari grup She kayanya pas ya,,

 


Slow down baby...
Take it easy just let it flow...

Baru tadi pagi kau ajak ku berkenalan
Lalu siang hari kau mulai ajak ku berkencan
Hingga waktu malam tiba
Kau ucapkan yang tak ku duga
Sungguh sulit ku percaya
Kau nyatakan cinta
 
Reff: No, no, no, no... tunggu dulu
Cinta jangan buru-buru
Karena ku rasa terlalu cepat
Ku takut semua palsu
 
No, no, no, no... tunggu dulu
Cinta jangan buru-buru
Masih ada banyak waktu
Biarkan cinta mengalir
Kembali ke: (*), Reff
Ho ou… ho ou… ho ou… ho ou… ooouu…
Slow down baby, take it easy just let it flow... (2x)
Kembali ke: Reff (2x)
Slow down baby, take it easy just let it flow... (2x)
 

Bye,,,

10 comments:

  1. Itu ceritanya runtut banget, detail banget, jangan jangan ini pengalaman pribadi ya mbak ? :D

    ReplyDelete
  2. cinta itu kayak masak rendang, butuh prosos. makin bagus bahan dan cara memasaknya, maka akan makin maximal hasilnya. initinya jangan buru-buru, mending jomblo dari pada sakit hati

    ReplyDelete
  3. bener mba jangan mau dianggap murah, gampangan

    ReplyDelete
  4. toa kita mbk tooss, dulu aq jg gt, ktmu cowok trs lngsung blg suka, rasanya kudu tak penyet aja wes

    ReplyDelete
  5. bener mba jangan mau dah disebut gampangan...

    ReplyDelete
  6. Nulisnya artikelnya ini berapa jam yawh kalau boleh tau? Ditambah senyam - senyumnya sendiri berapa puluh menit pas nulis? Ngasih no HP ketika mereka minta itu bukan berarti gampangan, malah kita udah terlalu menjadi orang yang baik karena membuka jalan untuk berkenalan. Yang gampangan itu ya mereka yang secara enteng mengumbar cinta dengan cepatnya dengan hanya proses perkenalan kilat lewat dunia maya tanpa melewati sesi - sesi yang wajar seperti pertemuan dulu, pemahaman sifat, dll.

    ReplyDelete
  7. keren aku suka bgt artikel2 km.mantap,sukses buat km

    ReplyDelete

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!