Saturday, January 23, 2016

[Part 17] Sinopsis Drama Korea Salaryman Cho Han Ji

salaryman cho han ji

Ini merupakan salah satu drama komedi favorit gue. Ceritanya bagus, setiap rasa kayanya bisa gue rasain di drama ini, gimana jengkelnya ngelihat Mo Ga Bi, ataupun saat ceritanya serius yang bikin terpaku  dan juga bisa bikin gue ketawa ngakak ngelihat tingkah para aktornya. Yoo Bang si lelaki berlogat desa yang menjengkelkan dengan ekspresinya yang bikin gue ngikik. Yeo Chi yang doyan memaki. Choi Hang Woo si tampan yang jahat tapi gak bisa bikin gue benci sama dia karena seringkali bertingkah konyol apalagi kalau ada si cantik Cha Woo Hee. Couple Woo-Woo ini seringkali melakukan adegan yang manis,,, duuuh romanccce. Belum lagi para aktor lainnya yang tetep aja bisa bikin gue ngakak. Drama 22 episode ini rekomended deh buat ditonton meski drama jadul :p eh gak jadul amat sih tahun 2012. Dan gue bikin sinopsisnya panjang binggo, ampe endingnya pula. :p oh ya, serunya lagi di setiap akhir episodenya, bakal ada epilog yang lucu.


Pada suatu malam yang gelap ditemani guyuran hujan dan petir yang menggelegar, Yoo Bang memasuki sebuah rumah mewah yang gelap gulita, dengan cahaya senter, Yoo Bang menememukan mayat seorang lelaki yang duduk di sebuah kursi goyang, Yoo Bang juga menemukan seorang wanita yang tengah bersembunyi yaitu Yeo Chi. Keesokan hariya, ketika berada di  acara pemakaman, Yoo Bang dan Yeo Chi dibawa paksa oleh polisi dengan tuduhan pembunuhan

3 bulan sebelum terjadi pembunuhan,,

Yoo Bang merupakan seorang lelaki dari keluarga yang kurang mampu, ayah Yoo Bang bekerja sebagai buruh angkut. Ayah Yoo Bang ingin Yoo Bang kuliah dan menjadi pekerja kantoran tapi, Yoo Bang malah mengatakan kalau Yoo Bang sudah mendapatkan pekerjaan dan mendapatkan gaji yang besar sebagai buruh angkut tapi, ayah Yoo Bang memarahi Yoo Bang karena cukuplah ayahnya saja yang direndahkan seumur hidup karena menjadi pekerja rendahan.

Yoo Bang yang sedang bekerja sebagai pelayan di sebuah bar memohon kepada Jin Ho Hae untuk diberi pekerjaan di perusahaannya. Jin Ho Hae pun menyuruh Yoo Bang untuk menjadi mata-mata dan mencuri obat awet muda yang sedang dikembangkan oleh Grup Cheon Ha. Yoo Bang pun menyusup ke Grup Cheon Ha dengan menjadi pekerja yang akan menjadi media uji coba obat baru. Disana Yoo Bang disuruh untuk memakan permen karet yang ditempelkan di toilet, dimana permen karet tersebut bisa menyerap komposisi obat.

Dilain cerita Grup Cheon Ha dengan pimpinannya Jin Shi Hwang mempunyai saingan sekaligus musuh bebuyutan yaitu Oh Ji Rak yang menjadi pimpinan Grup Jang Cho. Mengetahui kalau Grup Cheon Ha akan membuat obat baru yaitu obat awet muda membuat Oh Ji Rak menjadi gusar sehingga mendatangkan Choi Hang Woo dari Amerika. Choi Hang Woo merupakan lelaki tampan lulusan Stanford University, Choi Hang Woo merupakan lelaki cerdas yang pernah bekerja di Wall Street. Choi Hang Woo pun memberi beberapa masukan salah satunya adalah dengan menyusup ke Grup Cheon Ha dan mencari tahu efek samping obat baru tersebut sehingga para investor tidak jadi berinvestasi kepada Grup Cheon Ha dan mencari tahu seluk beluk pusat penelitan Grup Cheon Ha. Choi Hang Woo pun bersedia menyusup sebagai pekerja yang akan menguji obat awet muda tersebut, sama seperti Yoo Bang.

Di pusat penelitian Yoo Bang bertemu dengan Choi Hang Woo yang menjadi mata-mata dari Grup Jang Cho bahkan mereka berdua sekamar, disana Yoo Bang seringkali menganggu Choi Hang Woo. Yoo Bang juga bertemu dengan Cha Woo Hee, wanita cantik yang menjadi kepala pusat penelitian obat Grup Cheon Ha. 
salaryman cho han ji
Add caption


Obat awet muda tersebut mengakitbatkan efek samping yang berbeda-beda kepada tiap orang. Karena obat tersebut membuat Yoo Bang tertawa terus menerus meski tubuhnya merasa sakit. Pekerja lain bahkan tidak bisa menahan nafsu makannya.  Tugas yang diberikan Jin Ho Hae kepada Yoo Bang gagal karena permen karet tersebut malah dimakan oleh pekerja lain. Sedangkan, Choi Hang Woo mencoba mendekati Cha Woo Hee dengan berbagai rayuan meski gagal.

Jin Shi Hwang, berniat akan memberikan posisi direktur Grup Cheon Ha kepada cucu perempuannya yaitu Yeo Chi. Si cantik yang arogan, egois, kasar, manja, suka memaki dan fashionista tentunya. Hanya, Yeo Chi tidak tertarik untuk bekerja. Jin Shi Hwang sebenarnya masih mempunyai anak laki-laki yaitu Jin Ho Hae. Hal ini yang membuat Jin Ho Hae berniat mencuri obat awet muda perusahaan ayahnya dan menjual obat awet muda tersebut kepada pihak asing sehingga saham grup Cheon Ha anjlok dan saat itulah Jin Ho Hae akan membeli saham dan posisi direktur Grup Cheon Ha akan jatuh ke tangan Jin Ho Hae.  Meski usahanya untuk mencuri obat tersebut gagal karena ulah Yoo Bang tapi ternyata Jin Ho Hae mempunyai rencana lain. Apa?

Di sebuah pesta untuk mendatangkan investor Grup Cheon Ha. Yeo Chi membuat masalah di pesta tersebut. Jin Shi Hwang pun mengancam Yeo Chi untuk bekerja di Grup Cheon Ha. Yeo Chi pun akhirnya bekerja di Grup Chon Ha meski kerjanya ancur-ancuran dan menimbulkan berbagai masalah kepada karyawan yang lain.

Selepas menjadi pekerja uji coba. Choi Hang Woo pun berniat akan menyusupkan mata-matanya kedalam perusahaan Grup Cheon Ha. Han Shin, komplotan Choi Hang Woo menyarankan Yoo Bang untuk dijadikan mata-mata. Yoo Bang pun ditipu dengan menggunakan alasan bahwa Han Shin adalah anggota NIS dan menyuruh Yoo Bang menjadi mata-mata di Cheon Ha. Yoo Bang pun melamar di Cheon Ha, dengan dibantu Choi Hang Woo, Yoo Bang pun berhasil bekerja di Cheon Ha bahkan memiliki nilai tertinggi. Disanalah Yoo Bang bertemu dengan Yeo Chi yang pernah bermasalah dengannya ketika berada di sebuah hotel. Yoo Bang ditugaskan untuk mengendalikan Yeo Chi. Di satu sisi, tanpa Yoo Bang ketahui, Yoo Bang seringkali memberikan info kepada Choi Hang Woo.

Di satu malam, Yoo Bang dan Yoon Bun Kwae pergi ke pusat penelitian Grup Cheon Ha. Disaat yang bersamaan Choi Hang Woo dengan menggunakan topeng pencuri, akan mencuri obat awet muda tersebut dan membakar pusat penelitian Grup Cheon Ha.


Disana Choi Hang Woo bertemu Cha Woo Hee, Choi Hang Woo mengurung Cha Woo Hee. Yoo Bang yang berada disana memergoki Choi Hang Woo, mereka berdua pun berkelahi, ditengah perkelahian tersebut pematik api yang ada ditangan Choi Hang Woo jatuh dan membakar semuanya termasuk obat yang telah dicuri. Choi Hang Woo kabur sedangkan Yoo Bang menyelamatkan Cha Woo Hee terlebih dahulu.

Setelah terjadi kebakaran tersebut, Grup Cheon Ha mengalami kerugian karena biaya untuk mengembangkan obat tersebut menggunakan utang. Jin Shi Hwang terancam mengalami kebangkrutan. Ditengah kekacauan tersebut ada berita kalau ada satu sampel obat awet muda yang dicuri dan tidak ikut terbakar.  Jin Shi Hwang menyuruh untuk mencari sampel obat tersebut. Yeo Chi mengira kalau pencurinya adalah Cha Woo Hee maka ditemani Yoo Bang dan Yoon Bun Kwae, Yeo Chi memata-matai Cha Woo Hee. Apa benar?

Cha Woo Hee ternyata memang mencuri sampel obat tersebut, hal ini atas suruhan Jin Ho Hae. Jin Ho Hae berjanji akan memberikan uang sebesar 300.000 dolar tapi, pada kenyataannya Jin Ho Hae hanya membayar 3000 dolar saja. Cha Woo Hee merasa tertipu tapi, sebenarnya Jin Ho Hae yang tertipu karena Cha Woo Hee menukar sampel obat tersebut dengan mutivitamin.

Yoo Bang merasa apa yang dilakukannya dengan Yeo Chi akan sia-sia, Yoo Bang pun tinggal bersama Cha Woo Hee dengan alasan diperintah untuk mengawasi karyawan yang bekerja di pusat penelitian selama 24 jam. Yoo Bang mengatakan kalau Yoo Bang mengerti keadaan Cha Woo Hee yang kekurangan uang. Dari sanalah, Yeo Chi menangkap kalau memang Cha Woo Hee yang mencuri, karena itu keesokan harinya Yeo Chi dan karyawan Grup Cheon Ha menggeledah rumah Cha Woo Hee tapi, hasilnya nihil karena Cha Woo Hee telah menaruh obat awet muda tersebut di ransel milik Yoo Bang.

Dilain cerita, Jin Ho Hae bertemu dengan Choi Hang Ryang. Choi Hang Ryang ini merupakan karyawan di Grup Cheon Ha tapi, satu komplotan dengan Choi Hang Woo. Choi Hang Ryang merasa berutang budi dengan ayah Choi Hang Woo sehingga mau membantu Choi Hang Woo untuk membalas dendam kepada Jin Shi Hwang atas kematian ayah Choi Hang Woo. Choi Hang Ryang menghubungi Jin Ho Hae bahwa Choi Hang Ryang akan membayar mahal untuk obat awet mudanya dan Choi Hang Ryang ingin melihat obat tersebut. Jin Ho Hae dan Choi Hang Ryang pun bertemu di sebuah rumah mewah, disana Jin Ho Hae menunjukan obat awet mudanya dan ketika Jin Ho Hae membuka koper yang dikiranya berisi uang, Jin Ho Hae terkejut ketika mengetahui bahwa koper tersebut hanya berisi surat pengunduran diri Choi Hang Ryang. Jin Ho Hae dan Choi Hang Ryang pun berkelahi hingga ketika Choi Hang Ryang terdesak, Choi Hang Ryang memukul kepala Jin Ho Hae dengan,,, lupa? =D hingga Jin Ho Hae meninggal dunia.

Choi Hang Ryang yang menyesal menghubungi Choi Hang Woo dan menceritakan apa yang terjadi. Choi Hang Woo berjanji akan menyelesaikan semuanya. Choi Hang Woo tidak akan membiarkan satu-satunya anggota keluarga yang dia miliki di penjara. Choi Hang Woo pun menjebak Yoo Bang. Yoo Bang diberi tahu dimana sampel obat tersebut. Ketika memasuki rumah mewah tersebut Yoo Bang malah menemukan Jin Ho Hae yang telah meninggal dunia, Yoo Bang juga menemukan Yeo Chi yang ketakutan tengah bersembunyi di balik tirai. Sedangkan, Han Shin yang disuruh Choi Hang Woo untuk menjebak Yoo Bang disuruh untuk pergi ke Amerika tapi, Han Shin tidak pergi ke Amerika. Uang yang diberi oleh Choi Hang Woo digunakan Han Shin untuk mengobati anaknya yang sedang sakit. Kasian.

Ketika berada di acara pemakaman Jin Ho Hae, Yoo Bang dan Yeo Chi yang berada disana dibawa paksa oleh pihak kepolisian karena dituduh membunuh Jin Ho Hae. Hal itu berdasarkan bukti bahwa ada sidik jari Yoo Bang di TKP begitu pun dengan Yeo Chi yang dituduh membunuh karena ada DNA darahnya Yeo Chi di cincin milik Jin Ho Hae. Padahal darah yang ada di cincin tersebut karena Jin Ho Hae pernah menampar Yeo Chi. Ketika sedang di perjalanan hendak ke kantor polisi, mobil polisi tersebut kecelakaan. Yoo Bang dan Yeo Chi kabur, tanpa sepengetahuan mereka kalau hal itu dibantu oleh sekertaris Jin Shi Hwang yaitu Moh Ga Bi dan Yoon Bun Kwae yang kebetulan berada disana mencoba mengalihkan perhatian polisi. Sejak saat itu Yoo Bang dan Yeo Chi menjadi buronan polisi.

Untuk menutupi identitasnya, Yoo Bang dan Yeo Chi berganti pakaian hingga seperti gelandangan bahkan memang hidup seperti gelandangan.

salaryman cho han ji

Yoo Bang juga mulai mencari keberadaan Han Shin yang menjebaknya hingga Yoo Bang menjadi seperti ini. Ketika Yoo Bang menemukan Han Shin, Han Shin berpura-pura tidak mengenal Yoo Bang hingga Han Shin pun bisa melarikan diri.

Selama hidup menjadi gelandangan itu, Yoo Bang selalu memakan obat yang berada di tasnya, yang Yoo Bang kira adalah multivitamin padahal itu adalah obat awet muda yang dicari-cari orang. Hingga ketika Yoo Bang sedang mengantri untuk mendapatkan jatah makanan bersama gelandangan yang lain, jempol Yoo Bang terluka tapi, bukannya menangis Yoo Bang malah tertawa terbahak-bahak. Yeo Chi yang mengira Yoo Bang stres mulai menjadi simpati kepada Yoo Bang.

Yoo Bang pun merasa ada yang aneh dengan obat tersebut. Yoo Bang pun ingat efek samping obat awet muda ketika menjadi pekerja uji coba. Yoo Bang dan Yeo Chi pun mendatangi rumah Cha Woo Hee dan tinggal disana. Disana Cha Woo Hee membenarkan itu obat awet muda grup Cheon Ha. Cha Woo Hee juga mengatakan kalau ada efek samping lain dari obat tersebut yaitu tidak bisa menahan nafsu birahi. Cha Woo Hee yang tidur berdekatan dengan Yoo Bang  pun menjadi hati-hati karena Yoo Bang berkali-kali melihat Cha Woo Hee dengan tatapan yang penuh nafsu. Yeo Chi yang awalnya tidur di kamar pun memilih untuk tidur di ruang tamu bersama Yoo Bang dan menyuruh Cha Woo Hee pergi. Yeee, si emak tukang memaki ini cemburu. Disana, Yeo Chi ingat ketika berada di TKP pembunuhan Jin Ho Hae, Yeo Chi melihat ada surat pengunduran diri yang terbakar, di surat itu tertulis nama Choi Hang Ryang.  Meraka pun mengira kalau Choi Hang Ryang lah yang membunuh Jin Ho Hae tapi, tidak ada bukti kalau Choi Hang Ryang yang membunuh. Yoo Bang mempunyai ide yaitu dengan membuat bukti sendiri.

Dilain cerita ada Park Beom Jeung  yang merupakan komplotan Jin Ho Hae. Park Beom Jeung  memiliki ambisi yang besar tapi selama di perusahaan Park Beom Jeung  seringkali direndahkan. Setelah Jin Ho Hae meninggal dunia. Park Beom Jeung  pun mulai mencari tahu tentang Choi Hang Ryang, karena Park Beom Jeung  melihat di kamera cctv sebelum pembunuhan terjadi, Jin Ho Hae tengah bersama Choi Hang Ryang. Park Beom Jeung  pun mulai mengetahui kalau Choi Hang Ryang ada hubungannya dengan Choi Hang Woo. Dari sana Park Beom Jeung  pun tahu kalau Choi Hang Woo ingin membalas dendam kepada Jin Shi Hwang atas kematian ayahnya. Setelah memberitahu apa yang Park Beom Jeung  tahu, Choi Hang Woo, Choi Hang Ryang dan Park Beom Jeung  menjadi satu komplotan.

Jin Shi Hwang yang akan mengalami kebangkrutan pun mencari dukungan finansial ke banker tapi banker tersebut malah mendatangkan Oh Ji Rak dari Grup Jang Cho yang bisa membantu Jin Shi Wang. Oh Ji Rak berniat untuk membeli perusahaan obat awet muda. Awalnya Jin Shi Hwang menolak tapi, situasi yang sudah tidak sehat memaksa Jin Shi Hwang untuk menandatangi kontrak tersebut. Hingga tiba di hari penandatangan kontrak. Choi Hang Ryang yang menuju ke hotel tempat penandatangan kontrak mendapat telepon dari Yoo Bang dimana Yoo Bang menuduh Choi Hang Ryang yang membunuh Jin Ho Hae. Choi Hang Ryang pun pergi menemui Yoo Bang. Setelah bertemu Yoo Bang, Choi Hang Ryang mengatakan kalau Yoo Bang tidak mempunyai bukti tapi, Yoo Bang menunjukan surat pengunduran diri Choi Hang Ryang ‘palsu’. Choi Hang Ryang pun terkecoh hingga mengatakan pengakuan yang menunjukkan bahwa  Choi Hang Ryang yang membunuh Jin Ho Hae. Pengakuan Choi Hang Ryang tersebut didengar Yeo Chi yang dari tadi membuntuti mereka beserta polisi yang telah dihubungi Yeo Chi. Polisi pun akan menangkap Choi Hang Ryang, tapi Choi Hang Ryang kabur. Di jembatan sungai han, Choi Hang Ryang menelepon Choi Hang Woo dan mengatakan Choi Hang Ryang akan selalu bersama dengan Choi Hang Woo, setelah itu Choi Hang Ryang pun bunuh diri dengan melompat ke sungai.

Yoo Bang dan Yeo Chi yang mengetahui bahwa ada kontrak tersebut pun pergi ke hotel tempat perjanjian kontrak tersebut. Disana Yoo Bang, Yeo Chi dan geng Choen Ha dihadang oleh komplotan Choi Hang Woo tapi, Yoo Bang berhasil memasuki ruang rapat tersebut. Yoo Bang mengatakan kalau obat awet mudanya ada di Yoo Bang jadi Cheon Ha tidak perlu menandatangani kontrak tersebut. Kontrak tersebut pun batal. Oh Ji Rak pun kesal dan memarahi Choi Hang Woo tapi, Jin Shi Hwang happy.

Han Shin yang tengah berada di sungai han melihat mayat Choi Hang Ryang sedang dibawa polisi, Han Shin menghubungi Choi Hang Woo dan memberitahu kalau Choi Hang Ryang telah meninggal dunia. Choi Hang Woo bersedih dan seperti putus asa tapi, disaat itu datang Park Beom Jeung ke rumah Choi Hang Woo dan menasehati Choi Hang Woo untuk membalas dendam. Sejak saat itu Choi Hang Woo pun ingin membalas dendam kepada Yoo Bang karena menurut Choi Hang Woo, Yoo Bang lah penyebab Choi Hang Ryang bunuh diri.

Setelah kejadian tersebut, Yeo Chi memperlakukan Yoo Bang dengan baik bahkan membelikan baju mewah untuk Yoo Bang karena selama menjadi gelandangan hanya Yoo Bang yang berada di samping Yeo Chi. Jin Shi Hwang pun mengundang Yoo Bang untuk makan di tempat mewah Choen Ha. Sebelum memasuki tempat makan, Moh Ga Bi melarang untuk mengatakan botak dihadapan Jin Shi Hwang karena hal itu sangat sensitif tapi,, selama acara makan tersebut Yoo Bang berusaha sekuat tenaga untuk tidak menyinggung bahwa Jin Shi Hwang kepalanya botak. Hanya pada akhirnya Yoo Bang tidak kuasa menahan, disana Yoo Bang pun berkata sejujur-jujurnya. Jin Shi Hwang botak, makanannya tidak enak dan hal konyol lainnya. Semua yang hadir disana pun kaget dan merasa aneh. Cha Woo Hee yang berada disana pun ingat kalau salah satu efek samping obat awet muda tersebut adalah tidak bisa berbohong.

Berkat Yoo Bang, Cha Woo Hee yang mencuri sampel obat masih bisa  kembali bekerja di pusat penelitian grup Choen Ha meski karyawan disana memperlakukan Cha Woo hee dengan buruk. Sejak saat itu, Cha Woo Hee menjadi dekat dengan Yoo Bang. Choi Hang Woo yang sedang mendekati Cha Woo Hee pun mulai cemburu karena kedekatan Cha Woo Hee dan Yoo Bang begitupun dengan Yeo Chi. Yoo Bang sendiri kembali bekerja di Cheon Ha bahkan mendapat predikat karyawan terbaik. Yoon Bun Kwae yang merupakan atasan Yoo Bang pun cemburu bahkan ‘menyiksa’ Yoo Bang di tempat latihan karate. Hanya dari sana Yoon Bun Kwae tahu kalau Yoo Bang adalah pendiri geng sebelas pemuda di kampung halamannya ketika masih SMP dan Yoon Bun Kwae adalah anggota generasi ketiga. Sejak saat itu Yoon Bun Kwae yang pada dasarnya atasan Yoo Bang malah menjadi orang suruhan Yoo Bang.

Choi Hang Woo menemui Jin Shi Wang, Choi Hang Woo mengatakan kalau Grup Cheon Ha belum terbebas dari keterpurukan meski obat awet muda telah ditemukan karena utang Grup Cheon Ha sangat banyak. Choi  Hang Woo menawarkan diri untuk menyelesaikan permasalahan itu. Jin Shi Hwang bersedia. Choi Hang Woo pun bekerja di Grup  Cheon Ha dengan posisi sebagai manajer, padahal jabatan manajer diisi oleh Jang Ryang. Dengan kata lain, saat itu Grup Cheon Ha mempunyai dua manajer.

Kursi wakil direktur yang sebelumnya diduduki oleh Jin Ho Hae pun kosong. Para karyawan yang menduduki jabatan tinggi berusaha untuk menduduki jabatan tersebut dengan mendekati Yoo Bang yang saat itu disukai Jin Shi Wang. Hanya, Jin Shi Hwang mengumumkan akan mengadakan pemilihan wakil direktur dengan mengadakan sebuah lomba yang bisa diikuti oleh semua karyawan Choen Ha. Lombanya berupa mencari tahu penyebab Grup Choen Ha menderita kerugian. Tim yang bisa menemukannya akan menjadi wakil direktur apapun jabatan karyawan. Mendengar hal itu Yoo Bang terlihat begitu tertarik.

Jang Ryang dan Choi Hang Wo mengadakan perjanjian yaitu pihak yang kalah harus mengundurkan diri bersama timnya. Hampir seluruh karyawan bergabung dengan tim Choi Hang Woo, sedangkan Yoo Bang dan Yoon Bun Kwae bingung.  Mau masuk ke tim Choi Hang Woo, Choi Hang Woo membenci Yoo Bang, sedangkan Yoon Bun Kwae terus mendesak Yoo Bang untuk masuk ke tim Choi Hang Woo tapi, pada akhirnya Yoo Bang masuk ke tim Jang Ryang, begitupun dengan Yoon Bun Kwae meski awalnya harus dipukuli oleh Yoo Bang. Tim Jang Ryang pun hanya beranggotakan tiga orang. Yeo Chi sendiri masuk ke tim Choi Hang Woo atas saran Moh Ga Bi, dimana Moh Ga Bi menyarankan Yeo Chi untuk memanfaatkan Choi Hang Woo.

Tim Choi Hang Woo bekerja dengan  tenang karena banyak yang membantu sedangkan tim Jang Ryang  kalang kabut mengerjakan proyek tersebut. Yoo Bang pergi ke pusat penelitian untuk mendapatkan beberapa dokumen. Disana Yoo Bang melihat Cha Woo Hee sedang diperlakukan tidak adil oleh karyawan yang ada disana, Yoo Bang pun mengerjai karyawan tersebut. Yoo Bang mengatakan maksud kedatangannya dan Cha Woo Hee pun memberikan beberapa dokumen. Dengan alasan internet yang lemot dan terkadang mati listrik, Yoo Bang meminta Cha Woo Hee untuk tinggal bersama Cha Woo Hee malam itu. Cha Woo Hee menginjinkan Yoo Bang untuk tinggal bersama Cha Woo Hee selama proyek itu berlangsung. Yoo Bang pun tinggal di rumah Cha Woo Hee tapi, bukannya mengerjakan proyek, Yoo Bang malah mondar mandir gak karuan hingga akhirnya tertidur. Pada akhirnya Cha Woo Hee yang mengerjakan presentasi proyek tersebut.  Paginya, Yoo Bang bangun dan menemukan slide presentasi yang dibuat Cha Woo Hee. Yoo Bang terlihat  senang.

Yeo Chi sendiri pergi ke apartemen Choi Hang Woo, disana telah ada Park Beom Jeung dan Han Shin yang membantu Choi Hang Woo. Yeo Chi tidak diharapkan berada disana. Hingga  ketika Choi Hang Woo menemukan penyebab kerugian Grup Cheon Ha, Choi Hang Ho menyembunyikannya kepada Yeo Chi. Ketika Yeo Chi akhirnya tertidur, Choi Hang Woo dan Park Beom Jeung bersmsan ria tentang penemuan Choi Hang Woo dan membicarakan Yeo Chi yang kasar. Bahkan Choi Hang Woo mengatakan kalau Yeo Chi menjijikan. Namun, semua sms itu dibaca Yeo Chi yang akhirnya mereka dihadiahi makian Yeo Chi.


Tim Jang Ryang dan Choi Hang Woo pun mempresentasikannya dihadapan Jin Shi Wang, dari tiga tim, tim Jang Ryang dan tim Choi Hang Woo yang berhasil masuk final. Jin Shi Hwang senang dengan hasil penemuan mereka yang ternyata sama tapi berbeda cara penyelesaiannya. Tim Jang Ryang ingin menyelamatkan pabrik penyebab kerugian Cheon Ha tapi tim Choi Hang Woo ingin menutup pabrik tersebut dan mendirikan perusahan distribusi di kawasan bekas pabrik. Mulailah persaingan dari dua tim.

Yoo Bang dan Yoon Bun Kwae pergi ke pabrik, manajer pabrik tersebut tidak menyetujui rencana Yoo Bang yang ingin memberhentikan sebagian para karyawan bahkan ketika Yoo Bang berbicara di hadapan para karyawan. Manajer pabrik menyetel musik keras-keras. Tanpa Yoo Bang sadari, Han Shin  komplotan Choi Hang Woo juga bekerja disana. Memata-matai Yoo Bang dan melaporkannya kepada Choi Hang Woo. Sedangkan Choi Hang Woo mendekati pimpinan gengster yang banyak dikenal oleh para pengusaha. Karena untuk mendirikan perusahaan distribusi, Choi Hang Woo membutuhkan bantuannya agar bisa dikenalkan dengan para pengusaha China. Singkatnya, pimpinan gengster mau membantu bahkan membantu Choi Hang Woo untuk menutup pabrik. Dengan menggunakan anak buahnya, karyawan pabrik dipaksa untuk keluar tapi karyawan pabrik tetap bertahan.

Han Shin mengamati manajer pabrik yang sering kerja di sebuah tempat rahasia. Han Shin pun memasuki ruang kerja manajer pabrik dan merusak semua barang yang ada disana. Ketika Yoo Bang kembali ke pabrik, karyawan meminta Yoo Bang untuk mengembalikan cetak biru. Yoo Bang yang tidak mengerti mencari tahu kepada manajer pabrik. Manajer pabrik pun memberitahu Yoo Bang kalau mereka sedang mengejarkan sebuah mesin untuk obat tapi, cetak biru tersebut hilang. Yoo Bang pun mengerti kalau tidak perlu ada PHK kalau mesin obat tersebut bisa di produksi. Cetak biru sendiri berada di tangan Han Shin.

Waktu Yoo Bang semakin mepet hingga akhirnya Jin Shi Hwang pun menyetujui rencana Choi Hang Woo untuk menutup pabrik dan mendirikan perusahan distribusi. Jang Ryang pun mengundurkan diri tapi, Yoo Bang dan Yoon Bun Kwae berlutut, merengek dan memohon kepada Choi Hang Woo untuk menyelamatkannya dengan menawarkan jasa untuk melobi para karyawan agar mau meninggalkan pabrik. Yoo Bang diberi waktu tiga hari. Selama waktu tersebut, Yoo Bang membantu manajer pabrik menyelesaikan mesin obat dibantu dengan teman Cha Woo Hee tapi gagal. Choi Hang Woo merasakan ada gelagat yang aneh dari Yoo Bang, Choi Hang Woo pun menghubungi polisi untuk mengusir karyawan yang bertahan di pabrik. Yoo Bang sendiri melakukan demo dengan mogok makan dan meminta Jin Shi Hwang untuk bertemu dengan para karyawan tapi tak diindahkan oleh Jin Shi Wang. Pada akhirnya pabrik ditutup meski Yoo Bang telah merengek dan memberitahu bahwa manajer pabrik tengah membuat mesin obat. Choi Hang Woo pun diangkat menjadi wakil direktur dan Yoo Bang dipecat.

Yoo Bang sendiri berniat untuk mendirikan perusahaan yang memproduksi mesin obat. Yoo Bang pun mendekati pimpinan gengster untuk mendirikan pabrik buat Yoo Bang. Pimpinan gengster yang merasa geram kepada Choi Hang Woo yang telah mencampakkannya pun tertarik untuk mendirikan mesin obat alias glukometer tapi, begitu mengetahui kalau glukometer belum selesai dan cetak birunya tidak ada.pimpinan gengster menolak tapi, Yoo Bang tidak menyerah begitu saja. Yoo Bang menempel kepada pimpinan genster seperti lintah. Bahkan Yoo Bang mau menolong pimpinan gengster hingga dirawat di rumah sakit.

Han Shin yang dijanjikan akan diangkat sebagai pegawai tetap oleh Choi Hang Woo mendatangi Choi Hang Woo di kantor karena janjinya tidak juga direalisasikan. Cha Woo Hee yang telah menjadi sekertaris Choi Hang Woo mendengar percakapan mereka berdua. Dari sana Cha Woo Hee mengetahui kalau cetak birunya ada di Han Shin. Han Shin pun menyerahkan cetak birunya kepada Yoo Bang. Sejak saat itu, Han Shin yang awalnya komlpotan Choi Hang Woo bergabung menjadi komplotan Yoo Bang. Pimpinan gengster yang mendengar bahwa cetak birunya telah ditemukan akhirnya menyetujui untuk mendirikan pabrik untuk Yoo Bang yang diberi nama Pal seong. Yoo Bang cs pun memanggil mantan karyawan Cheon Ha dan mulai memproduksi glukometer dan mematenkannya. Choi Hang Woo juga akan memproduksi glukometer yang sama seperti Yoo Bang tapi Choi Hang Woo telat karena glukometer milik Yoo Bang telah dipatenkan. Choi Hang Woo geram. Choi Hang Woo pun menyusun rencana untuk membangkrutkan perusahaan pimpinan gengster yang merupakan investor perusahaan Yoo Bang tapi, Jang Ryang membantu Yoo Bang dengan menginvestasikan dana ke perusahaan Yoo Bang tanpa Yoo Bang ketahui kalau investor sebenarnya adalah Jin Shi Wang yang menuruti permintaan cucu centilnya, Yeo Chi.

Disatu sisi ada perusahaan yang tertarik dengan glukometer Yoo Bang dan mengajak bekerja sama. Choi Hang Woo yang mengetahui hal tersebut menghubungi pemilik perusahaan yang merupakan temannya untuk bekerja sama dengannya karena jika Choi Hang Woo mengadakan tuntutan kepada pengadilan mengenai hak paten tersebut, Grup Choen Ha akan menang tapi, Jin Shi Wang memilih untuk mengadakan lomba dengan meminta juri yang kompeten untuk memilih mana yang baik. Choi Hang Woo dengan kelicikannya menyuap para juri untuk memenangkan lomba tersebut tapi dengan kecerdikannya Yoo Bang yang berhasil memenangkan lomba tersebut. Tapi, Choi Hang Woo dengan berbagai muslihatnya mencoba berbagai cara untuk menghancurkan perusahaan Yoo Bang tapi, Yoo Bang selalu berhasil mengatasinya dengan cara yang tidak terduga.


Park Beom Jeung mencoba mendekati Mo Ga Bi untuk masuk ke komplotan Choi Hang Woo. Mo Ga Bi pun bersedia bahkan berhasil memikat hatinya Park Beom Jeung tapi, dalam hatinya Mo Ga Bi berkata kalau dia berhasil mendapatkan semuanya, Park Beom Jeung yang akan disingkirkannya. Ya,, Mo Ga Bi si sekertaris Jin Shi Wang juga mengincar Grup Cheon Ha.

salaryman cho han ji

Jin Shi Wang meminta Choi Hang Woo untuk mengajarkan Yeo Chi menjadi Ceo, begitu pun kepada Yoo Bang. Yeo Chi pun belajar kepada dua orang tersebut untuk menjadi Ceo meski cara pengajarannya berbeda. Yeo Chi pun dibuat bingung. Kemudian, tersiar kabar kalau Jin Shi Wang mengalami kebutaan, Jin Shi Wang meminta Mo Ga Bi untuk merahasiakannya kapada orang lain termasuk Yeo Chi tapi, rumor tersebut nyatanya telah diketahui para karyawan grup Cheon Ha dan siapa lagi yang menyebarkannya selain Mo Ga Bi si pengkhianat. Karyawan yang memiliki jabatan tinggi dan juga para investor  mulai gaduh karena berita ini tapi ketika rapat Jin Shi Wang menyakinkan semuanya bahwa Jin Shi Wang tidak buta tapi, kalau pun nanti Jin Shi Wang mati, Jin Shi Wang tetap akan mengamati mereka.

Mo Ga Bi dan komplotannya pun memanfaatkan keadaan ini dengan menyerahkan kontrak-kontrak yang tidak sesuai untuk ditandatangani oleh Jin Shi Wang. Hanya,, Jin Shi Wang bertemu dengan Jang Ryang, disana Jang Ryang pun mengetahui kalau selama ini Jin Shi Wang berpura-pura buta, Jin Shi Wang pun mengatakan kalau suatu saat nanti Jin Shi Wang akan buta permanen tapi sebelum itu terjadi  Jin Shi Wang ingin mengetahui apa yang akan terjadi kalau Jin Shi Wang buta. Jin Shi Wang pun menyuruh Jang Ryang untuk menyelidikinya.

Jin Shi Wang  juga menguji Yoo Bang, disana Yoo Bang membantu Jin Shi Wang yang merepotkan. Jin Shi Wang pun mengutarakan niatnya untuk menginvestasikan dananya kepada perusahaan Yoo Bang sebesar 4 milar dollar, Yoo Bang pun disuruh untuk menandatangi kontrak tapi, nyatanya di kontrak tersebut tertulis 40 miliar dollar. Bun Kwae yang berada disana merayu Yoo Bang untuk menandatanganinya tapi Yoo Bang malah memarahi Bun Kwae dan Jin Shi Wang. Yoo Bang pun merobek kontraknya dan menyuruh untuk membuat kontrak yang baru.

Mo Ga Bi menukar insulin Jin Shi Wang sehingga mengakibatkan Jin Shi Wang dirawat. Begitu mengetahui kalau Jin Shi Wang dirawat, Mo Ga Bi hendak pergi ke RS tapi, Beom Jeung yang berada disana mendapat telepon kalau Jang Ryang menyelidiki perbuatan mereka dan Jang Ryang sedang pergi ke RS. Mo Ga Bi dan Beom Jeung buru-buru pergi ke RS untuk menghalangi Jang Ryang mengatakan kepada Jin Shi Wang tapi, terlambat. Jang Ryang telah menyerahkan hasil penyelidikannya dan mengatakan kalau Mo Ga Bi terlah berkhianat. Maka Jin Shi Wang pun menguji Mo Ga Bi dengan surat wasiat yang selama ini diincar oleh Mo Ga Bi.

Han Shin memberitahu Yoo Bang bahwa Cheon Ha Grup yang membuat pimpinan gengster bangkrut dan membuat mereka kesulitan keuangan. Maka, ketika Yeo Chi datang membawa kontrak yang baru, Yoo Bang CS tidak menandatanganinya karena mengira kalau kontrak tersebut adalah cara Cheon Ha Grup untuk mengambil alih perusahaan Yoo Bang meski saat itu Yoo Bang sedang kesulitan masalah keuangan.

Setelah itu Jin Shi Wang menyuruh Mo Ga Bi untuk menuliskan wasiat yang diucapkan oleh Jin Shi Wang dan merekamnya. Mo Ga Bi merekam suara Jin Shi Wang hanya sebentar, ketika Jin Shi Wang mengatakan kalau semua saham grup Cheon Ha jatuh ke tangan Yeo Chi, Mo Ga Bi menuliskan bahwa saham Grup Cheon Ha jatuh kepada dirinya sendiri sedangkan aset yang lain jatuh ke tangan Yeo Chi. Setelah selesai, Jin Shi Wang menyuruh Mo Ga Bi untuk mengambil air. Jin Shi Wang pun membaca surat wasiat itu dan geram. Mo Ga Bi yang melihat Jin Shi Wang membaca surat wasiat itu kaget hingga gelasnya jatuh. Jin Shi Wang mengingatkan Mo Ga Bi bahwa Mo Ga Bi tidak akan mendapatkan keinginannya karena Jin Shi Wang telah membuat wasiat dan menyimpannya di brankas. Seketika kondisi Jin Shi Wang melemah, Jin Shi Wang mencoba mengambil cokelat (-_-untuk menaikkan kadar gula, Jin Shi Wang kena diabetes kayanya) tapi, terjatuh dan toplesnya jatuh ke arah Mo Ga Bi, dengan merangkak Jin Shi Wang meminta cokelat tapi, Mo Ga Bi malah menyuntikkan insulin (-_-insulin buat menurukan kadar gula) hingga akhirnya Jin Shi Wang meninggal dunia. Mo Ga Bi pun mencari surat wasiat yang asli untuk menghancurkannya meski tidak berhasil diketemukan.

Di pemakaman Jin Shi Wang para karyawan bukannya berduka cita tapi malah mementingkan diri sendiri,  Beom Jeung menggalang kekuatan dengan para karyawan yang lain. Mo Ga Bi sendiri berpura-pura berada di pihak Yeo Chi dan akan mengurus segalanya. Setelah itu, para direksi dan pemegang saham mengadakan rapat untuk memilih siapa pemimpin Grup Cheon Ha selanjutnya. Mereka semua tidak percaya dengan kemampuan Yeo Chi untuk memimpin Cheon Ha, meski Yeo Chi meminta diberi kesempatan selama satu tahun tapi, mereka malah memilih Choi Hang Woo untuk menjadi direktur Cheon Ha. Di saat itulah datang pengacara yang mengatakan kalau dia mempunyai surat wasiat asli Jin Shi Wang yang menyatakan kalau sahamnya jatuh ke tangan Mo Ga Bi sehingga otomatis Mo Ga Bi yang menjadi direktur Cheon Ha Grup.


Yeo Chi didatangi oleh pihak kejaksaan untuk menyita semua aset yang dimiliki oleh Yeo Chi karena ternyata tanpa diketahui oleh Yeo Chi, Jin Shi Wang telah menginvestasikan dananya kepada perusahaan tambang di Afrika selatan atas nama Yeo Chi dan perusahaan tersebut bangkrut sehingga Yeo Chi harus membayar kepada para kreditur. Yeo Chi menceritakan hal ini kepada Mo Ga Bi tapi, Mo Ga Bi menunjukkan sisi aslinya dan menyuruh Yeo Chi untuk tidak menemuinya lagi. Yeo Chi pun bangkrut. Padahal semua itu ulah Mo Ga Bi sedangkan perusahaan tersebut sebenarnya tidak ada dan kreditur yang dimaksud hanyalah berupa nama para gelandangan dan orang hilang. Sejak saat itu Yeo Chi menghilang.

Diam-diam Cha Woo Hee merasa curiga dengan kematian Jin Shi Wang, Cha Woo Hee pun mencari tahu. Ternyata insulin Jin Shi Wang telah ditukar dan diyakini kalau yang menukarnya adalah Mo Ga Bi. Choi Hang Woo pun juga mencari tahu hal yang sama, Choi Hang Woo pun berpendapat kalau Mo Ga Bi yang membunuh Jin Shi Wang dan menukar surat wasiatnya tapi, Choi Hang Woo tidak membantu Yeo Chi dan menganggap tidak terjadi apa-apa karena Choi Hang Woo hanya peduli pada balas dendamnya kepada Jin Shi Wang dan setelah Jin Shi Wang meninggal, Choi Hang tidak memperdulikan yang lain dan tujuannya sekarang adalah membalas dendam kepada Yoo Bang. Dokter pribadi Jin Shi Wang memberitahu Yeo Chi yang sebenarnya terjadi, dari sana Yeo Chi menduga kalau Mo Ga Bi yang membunuh kakeknya. Dendam Yeo Chi pun membara. Hah?

Yeo Chi menjadi seorang alkoholik dan tinggal di sebuah motel. Mata-mata Mo Ga Bi yang mengikuti Yeo Chi melaporkan hal ini kepada Mo Ga Bi. Mo Ga Bi pun menyuruh mta-matanya untuk berhenti mengikuti Yeo Chi.  Yeo Chi melihat para mata-mata tersebut pergi, Yeo Chi pun mulai bergerak dengan menyusun rencana untuk menghancurkan Mo Ga Bi. Yoo Bang yang khawatir mencari Yeo Chi kemana-mana tapi nihil. Yoo Bang pun menjadi alkoholik. Han Shi berhasil menemukan Yeo Chi, Yoo Bang segera menemui Yeo Chi dan mengira kalau Yeo Chi menjadi alkoholik. Sejak saat itu Yoo Bang yang awalnya menyukai Cha Woo Hee beralih menyukai Yeo Chi dan mereka pun mempunyai hubungan yang special, ekhem. Yoo Bang Cs dan Yeo Chi pun mulai mencari tahu apa yang terjadi karena rasanya aneh Jin Shi Wang meninggalkan warisan yang besar kepada sekertarisnya tapi di satu sisi Jin Shi Wang ingin melatih Yeo Chi menjadi seorang CEO. Yoo Bang CS pun akhirnya mengetahui kalau kebangkrutan Yeo Chi adalah ulah ‘perusahaan kertas’ Mo Ga Bi. Yeo Chi sendiri kembali bekerja di Cheon Ha Grup setelah merengek kepada Mo Ga Bi dihadapan para direksi tapi setelah bekerja, Yeo Chi hanya menjadi seorang alkoholik di kantor. Choi Hang Woo melihat hal itu dengan tatapan kasihan. Hanya dibalik itu, sebenarnya Yeo Chi diam-diam mencari info untuk menghancurkan Mo Ga Bi.

Choi Hang Woo berusaha untuk mengambil alih perusahaan milik Yoo Bang dengan membeli banyak saham perusahaan Yoo Bang, apalagi didukung oleh Mo Ga Bi. Yoo Bang yang mengetahui hal ini tidak tinggal diam.  Yoo Bang dan Jang Ryang pun menyusun rencana. Rencananya adalah dengan menjadikan Yoo Bang sebagai seorang yang hedon, berpoya-poya, menghamburkan uang dan hidup mewah, gayanya juga bo, aduh, wahahaha =D

salaryman cho han ji

Bun Kwae dan Yeo Chi menjadi khawatir dengan kelakuan Yoo Bang karena bisa membuat perusahaan cepat bangkrut. Yoo Bang yang kasihan melihat mereka khawatir pun memberitahukan rencananya bahwa Yoo Bang akan memberikan perusahaannnya kepada mereka tapi, Yoo Bang akan mengambil alih Cheon Ha Grup dengan cara yang sama seperti Mo Ga Bi, membuat perusahaan kertas.

Setelah Mo Ga Bi menjadi direktur Cheon Ha Grup, Mo Ga Bi menjadi seorang yang berbeda, jauh lebih paranoid karena itu ketika ada karyawan yang membicarakannya di belakang, Mo Ga Bi langsung memecat bahkan Mo Gabi memasang kamera cctv di seluruh kantor Cheon Ha Grup. Selain itu, Mo Ga Bi menjadi seorang yang fashionista dan hidup mewah. Yoo Bang CS memanfaatkan hal ini, Jang Ryang mendekati Mo Ga Bi dengan berpura-pura akan mengenalkan Mo Ga Bi dengan kalangan atas dan Jang Ryang juga mengajak Mo Ga Bi untuk investasi dengan dana yang besar. Nah, ketika  itulah Yoo Bang yang hedon mulai beraksi dengan mengompor-ngomproin Mo Ga Bi untuk mengeluarkan uang banyak untuk hal yang tidak penting. Mo Ga Bi yang sombong tidak ingin kalah dengan Yoo Bang sehingga kehilangan banyak uang apalagi investasi bodong Jang Ryang juga tidak berhasil. Beom Jeung telah mengingatkan Mo Ga Bi tapi, Mo Ga Bi malah memarahi Beom Jeong.

Mo Ga Bi pun membutuhkan seorang yang kuat dibelakang Mo Ga Bi, maka Mo Ga Bi mendekati Cho Hang Wo dengan merayu tapi tidak berhasil, karena hati Cho Hang Wo hanya untuk Cha Woo Hee seorang bahkan mereka pun bertunangan. Mo Ga Bi berbohong dengan mengatakan kalau Mo Ga Bi adalah tunangan rahasia alm Choi Hang Ryang, Mo Ga Bi meminta Choi Hang Woo untuk membantunya. Choi Hang Woo percaya tapi tidak dengan Cha Woo Hee, Cha Woo Hee menasehati Choi Hang Woo untuk tidak percaya kepada  Mo Ga Bi tapi Choi Hang Woo meminta Cha Woo Hee untuk tidak ikut campur dan setelah semuanya selesai Choi Hang Woo akan membawa Cha Woo Hee ke Amerika. Choi Hang Woo pun membantu Mo Ga Bi dengan membuat buku akuntansi ganda yang menutupi kerugian karena selama ini Mo Ga Bi menggunakan uang perusahaan untuk hidup mewah dan investasinya. Bahkan mengenalkan Mo Ga Bi dengan perusahaan internasional dan mengadakan kontrak ganda. Yeo Chi mencari tahu tentang buku akuntansi ganda dan Yeo Chi berhasil menemukannya.


Choi Hang Woo pun menjadi tahu rencana Yoo Bang dengan menjadi orang hedon, Choi Hang Woo mengajukan tuntutan kepada pihak kejaksaan. Yoo Bang pun dibawa ke kantor jaksa, di hadapan jaksa Park, Yoo Bang malah memberitahukan kasus yang lebih besar lagi yaitu tentang kasus korupsinya Grup Cheon Ha. Jaksa Park pun tertarik. Dari sana Yoo Bang Cs dan jaksa Park bekerja sama mencari bukti agar bisa menjebloskan Mo Ga Bi ke dalam penjara meski berhasil dihalau karena pengacara yang membantu Mo Ga Bi di persidangan mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam memutarbalikkan fakta apalagi dibantu dengan kelicikan Choi Hang Woo. Mo Ga Bi pun berhasil bebas tapi sementara, karena masih ada kasus pembunuhan Jin Shin Hwang yang menyeret Mo Ga Bi. Mo Ga Bi pun ditahan meski sementara karena pengacaranya menggunakan alasan bahwa Mo Ga Bi sakit. Apalagi, buktinya belum cukup kuat karena hanya mengandalkan insulin yang ada sidik jari Mo Ga Bi.

Mo Ga Bi mulai stress apalagi sejak Mo Ga Bi ditangkap saham Cheon Ha Grup terus turun bahkan akan mengalami kebangkrutan. Yeo Chi pun mengadakan rapat untuk menggantikan Mo Ga Bi, hampir seluruh jajaran direksi menyetujui usulan itu. Mo Ga Bi tentu saja marah. Mo Ga Bi mendapatkan investor dan akan bertemu dengannya di sebuah hotel.


Investornya ternyata adalah Yoo Bang dengan uang yang berhasil Yoo Bang cs peras dari Mo Ga Bi tapi tentu saja Mo Ga Bi tidak mau karena itu pula Cheon Ha pun mengalami kebangkrutan tahap selanjutnya. Setelah itu, Yoo Bang CS pun mencari Cha Woo Hee karena Cha Woo Hee akan menjadi saksi yang penting tapi, Cha Woo Hee menghilang.

Hilangnya Cha Woo Hee pun ada sangkut pautnya dengan Mo Ga Bi. Mo Ga Bi berusaha menghabisi Cha Woo Hee karena Cha Woo bisa menjadi bom yang meledak kapan saja dan menceritakan apa yang terjadi. Puncaknya adalah ketika Mo Ga Bi melihat Cha Woo Hee tahu tentang surat wasiat asli Jin Shi Wang yang ada ditangan Beom Jeong. Karena jika hal itu bocor, posisi Mo Ga Bi sebagai direktur terancam. Asisten Mo Ga Bi pun mencoba menabrak Cha Woo Hee meski berhasil diselamatkan oleh Yoo Bang. Karena Cha Woo Hee tidak mau melihat Choi Hang Woo dimanfaatkan oleh Mo Ga Bi, Cha Woo Hee pun berniat untuk memberitahu Yoo Bang tapi gagal karena Cha Woo Hee berhasil ditabrak asisten Mo Ga Bi, Mo Ga Bi pun merasa tenang karena mengira Cha Woo Hee telah meninggal.

Yoo Bang cs pun mencari tahu keberadaan Cha Woo Hee, Choi Hang Woo yang mengetahui kalau Yoo Bang adalah orang terakhir yang dihubungi Cha Woo Hee menanyakan apa yang dibicarakan oleh mereka. Yoo Bang menjawab bahwa belum bicara apa-apa karena teleponnya keburu mati. Yoo Bang pun mengingatkan Choi Hang Woo kalau Choi Hang Woo mencintai Cha Woo Hee harusnya Choi Hang Woo melindungi dan menuruti kemauan Cha Woo Hee.

Cha Woo Hee sendiri belum meninggal tapi berada di sebuah sanatorium dan koma. Suster yang ada disana tidak bisa menghubungi keluarganya karena tidak ditemukan identitas apapun. Yoo Bang menemukan tempat dimana terakhir kali Cha Woo Hee meghubunginya, Yoo Bang pun membuat poster besar dengan foto Cha Woo Hee. Choi Hang Woo juga menemukan tempatnya dan menemukan poster besar, Choi Hang Woo mencoba menelepon ke nomor yang tertera di poster dan nyatanya itu adalah nomor Yoo Bang. Disaat yang bersamaan datang suster dari sanatorium dan menemukan poster tersebut, ketika suster akan menghubungi nomor yang tertera di poster, Choi Hang Woo yang ada disana menanyakan apa suster tahu dimana wanita ini. Suster pun membawa Choi Hang Woo ke sanatorium dan Choi Hang Woo menangis melihat Cha Woo Hee koma sekaligus meminta maaf.

Yoo Bang kembali mengamati jalanan tempat Cha Woo menghilang dan menemukan toko persis di sebrang jalan dari sana Yoo Bang menemukan cctv yang mengarah ke sana. Yoo Bang dan jaksa Park memeriksa cctv tersebut dan menemukan asisten Mo Ga Bi mengambil mobil Cha Woo Hee. Asisten Mo Ga Bi pun ditangkap tapi, selama penyelidikan asisten Mo Ga Bi tidak mau berbicara. Beom Jeung menemui Mo Ga Bi dipenjara dan menyalahkan Mo Ga Bi yang begitu tega membunuh Cha Woo Hee dimana Cha Woo Hee adalah orang yang akan dinikahi oleh Choi Hang Woo yang selama ini membantu Mo Ga Bi. Mo Ga Bi malah tertawa. Beom Jeung menghubungi Choi Hang Woo dan meminta maaf atas nama Mo Ga Bi yang telah membunuh Cha Woo Hee. Choi Hang Woo hanya menangis.

Han Shin memberitahu Yoo Bang kalau Cha Woo Hee ditemukan di sanatorium tapi telah diambil oleh seseorang. Yoo Bang menemui Choi Hang Woo di apartemen untuk bertemu dengan Cha Woo Hee karena Yoo Bang tahu Cha Woo Hee telah diambil oleh Choi Hang Woo. Yoo Bang meminta bantuan Choi Hang Woo.

Di persidangan, semua pernyataan jaksa dibantah oleh asisten Mo Ga Bi tapi, jaksa Park menunjukkan kamera cctv dan ketahuan kalau asisten Mo Ga Bi berbohong. Jaksa Park juga meminta hakim untuk menghadirkan Cha Woo Hee. Choi Hang Woo pun masuk dan membawa Cha Woo Hee yang duduk di kursi roda dengan kepala diperban dan memakai kacamata. Cha Woo Hee pun menunjuk kalau asisten Mo Ga Bi yang mencoba membunuhnya tapi, asisten Mo Ga Bi yang gugup langsung bicara yang sebenarnya kalau ia hanya disuruh oleh Mo Ga Bi. Ketika jaksa Park menanyakan apa asisten Mo Ga Bi yang membunuh Jin Shi Wang. Asisten Mo Ga Bi membantahnya. Asisten Mo Ga Bi mengatakan bahwa Mo Ga Bi yang membunuh Jin Shi Wang . Setelah itu, Mo Ga Bi menjerit histeris dan menjadi gila. Ternyata, Cha Woo Hee yang duduk di kursi roda adalah Yeo Chi karena Cha Woo Hee masih koma.

Singkatnya aje ye bo,, endingnya. Park Beom Jeung menyerahkan surat wasiat asli Jin Shi Wang kepada Yoo Bang dengan begitu semua saham Mo Ga Bi jatuh ke tangan Yeo Chi. Kemudian Park Beom Jeung yang mencintai Mo Ga Bi menemui Mo Ga Bi yang telah menjadi gila. Choi Hang Woo bahagia karena Cha Woo Hee telah sadar dari koma. 2 tahun kemudian Yoo Bang menjadi direktur Cheon Ha Grup dengan Yeo Chi tengah mengandung anak mereka.


Yoo Bang pun mengambil foto bersama cs nya yaitu, Han Shin, Jang Ryang, Bun Kwae dan Soha. 15 tahun kemudian mereka berfoto bersama, Soha telah menjadi tua bahkan berjalan dengan menggunakan tongkat. 30 tahun kemudian mereka kembali berfoto, Soha meninggal, giliran Jang Ryang yang memakai tongkat, sedangkan Han Shin dan Bun Kwae rambutnya mulai beruban. Anak Yoo bang dan Yeo Chi telah menjadi seorang gadis yang mirip dengan Yeo Chi, yang doyan memaki. Dan,,,Yoo Bang tetap awet muda dengan tawa khasnya. Karena ternyata obat awet muda itu manjur sekaleee. Hahaha.
salaryman cho han ji
The end

0 comments:

Post a Comment

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!