Sunday, March 20, 2016

Makan Sayur



“Yuri, ayo makan dulu”
“Gak mau, Yuri mau makannya sama ayam goreng!”
“Nanti, nasinya nangis loh kalau gak dimakan?”
“Yuri mau makan nasi tapi, gak mau sama sayur!”

Sudah dua minggu, Bu Arini dibuat pusing dengan kelakukan anak semata wayangnya, yang baru berumur 6 tahun. Dimana Yuri tidak mau makan kalau tidak dengan ayam goreng. Sudah bermacam rayuan yang Bu Arini lakukan untuk membuat Yuri mau makan sayur tapi, tidak berhasil juga. Dari membuat sayur menjadi makanan dengan bentuk yang lucu-lucu hingga menawarkan berbagai macam hadiah tapi, Yuri kekeh tidak mau makan sayur. Ada saja alasan yang dibuat Yuri untuk membantah keinginan ibunya.


“Sayur itu gak enak, rasanya aneh, Yuri gak suka!”
“Yuri gak suka sayur, bau!”
“Bu, gimana kalau di sayurnya ada ulatnya?”

Bu Arini hanya bisa bengong mendengar alasan yang dibuat anaknya. Ketika Bu Arini menjawab, maka Yuri akan bertanya lagi terus-menerus dan apabila Bu Arini tidak menyiapkan ayam goreng kesukaan Yuri, Yuri mogok gak mau makan. Karena tidak tega anaknya kelaparan maka dengan terpaksa Bu Arini  mengalah.

Sebagai seorang ibu, Bu Arini tentu sangat khawatir dengan kesehatan anaknya yang kekurangan serat makanan. Untuk mensiasati hal ini, Bu Arini memberikan Yuri buah-buahan. Meskipun Yuri tidak menyukai sayur tapi, Yuri masih suka makan buah-buahan. Hal itu sedikit melegakan Bu Arini meski tentu saja, Bu Arini lebih senang kalau Yuri mau makan sayur.

Satu hari, Yuri mengeluh kepada ibunya kalau Yuri susah buang air besar. Sambil memegangi perutnya, Yuri berkata kalau perutnya sakit sekali. Bu Arini cemas dengan keadaan Yuri. Ketika Bu Arini melihat perut Yuri, perut Yuri terlihat kembung. Yuri pun mengaku kalau sudah tiga hari Yuri tidak buang air besar. Bu Arini pun langsung membawa Yuri ke dokter.

Sesampainya, di rumah sakit, Bu Arini pun menjelaskan keadaan Yuri kepada dokter. Dokter tersebut pun mengerti keadaan Yuri. 

“Kenapa Yuri tidak mau makan sayur?”
“Sayur itu gak enak dan bau, pokoknya Yuri gak suka makan sayur!”
“Nanti kalau Yuri tidak mau makan sayur, perut Yuri bisa sakit seperti sekarang loh,,”
“Ko bisa?”
"Iya, soalnya di dalam sayuran terdapat zat penting yang disebut serat. Serat membantu mengeluarkan kotoran yang ada di perut Yuri. Kalau Yuri tidak mau makan sayur, nanti Yuri bisa punya banyak penyakit. Yuri mau tidak sakit?
 "Gak mau!"
"Nah, kalau begitu, Yuri harus makan sayurnya dengan lahap ya?
"Tapi,,,"
"Gak ada tapi-tapian ya sayang,,"
"Iya deh"


Dua hari kemudian, kondisi Yuri sudah seperti sedia kala. Yuri bahkan sudah bisa bermain dengan teman-temannya. Sejak hari itu pula, Yuri mau makan sayur karena Yuri tidak mau perutnya sakit lagi.
“Yuri, ayo makan yang lahap ya sayurnya”
“Iya Ibu” jawab Yuri sambil menutup hidung dan mulai memakan sayurannya.

Bu Arini hanya bisa tersenyum dan menggelengkan kepalanya ketika melihat tingkah lucu Yuri. Bu Arini senang, dengan kejadian tersebut Yuri sudah mau makan sayur dan Bu Arini tidak perlu khawatir lagi tentang kesehatan anaknya.


Pesannya: yuk makan sayur biar BAB-nya lancar :D





Sekian dan Terima Kasih
  


1 comment:

  1. Inspiratif bagi ibu dan anak, karena sayur itu sangat diperlukan untuk kesehatan tubuh :)

    ReplyDelete

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!