Wednesday, August 24, 2016

Basa-Basi yang Basiiii,,,

basa basi


Orang Indonesia itu katanya sih ramah, saking ramahnya mereka suka sekali bertanya dengan orang lain bahkan dengan orang yang tidak dikenalnya. Menyapa dan bertanya ina inu sampai hal privasi adalah suatu yang lazim dilakukan. Nyebelin!! Apalagi kalau udah bertanya “kapan,,,”wiih horror, kapan lulus? Kapan kerja? kapan nikah? kapan mati? Seketika gue pengen dilempar ke kutub utara,zzzzz,,,,. Buat gue sikap ramah seperti itu lebih mengarah ke basa-basi yang sebenarnya basiiiii banget, lebih basi dibanding sayur asem yang udah 3 hari lewat. Hueek! Nah, sekarang gue mau cerita soal basa-basi yang pernah gue alami. Banyak sih kejadian atau percakapan yang bisa disebut basa-basi tapi, gue mau membahas 3 hal ini saja, apakah itu? baca aje yeee :p


Di kehidupan orang sunda ada istilah yang disebut ‘tawar gatra’ yaitu menawari tapi, semu alias hanya basi-basi saja. Bisa dibilang hal itu merupakan suatu bentuk dari kesopanan dan tata krama. Misalnya, terjadi ketika ada tamu yang datang ke rumah, orang rumah biasanya suka menawari untuk makan tapi, dibalik itu semua, tawar gatra bermain, hahaha =D
A: teh, ayo makan dulu, nasi mah ada walau gak ada lauknya.
B: gak bu, terima kasih tadi udah makan.
Percakapan diatas merupakan percakapan standar jika bertamu ke rumah orang sunda tapi, kamu jangan terlalu percaya dan berharap penawaran itu benar adanya. Soalnya, terkadang si punya rumah menawari tapi, dia duduk saja menemani kamu ngobrol hingga selesai bertamu. Nah, itu dia yang disebut tawar gatra. Padahal mah ya, hati udah terbang-terbang karena bisa makan gratis, eh nyatanya cuma tawar gatra ppfff,,


Bukan hanya dalam menawari saja, basa-basi juga merambah dalam hal yang lain yaitu tentang melakukan perjanjian. Selayaknya orang muslim, jika berjanji akan melakukan sesuatu pasti akan bilang insya Allah. Insya Allah artinya baik. Gue sih gak tahu arti sebenarnya tapi, dalam pandangan gue, insya Allah artinya akan berusaha melakukan hal itu dengan seizin Allah tapi, di lingkungan gue artinya berbeda, insya Allah lebih mengarah ke mungkin, mungkin tidak. :D
A: nanti datang ya ke kawinan gue.
B: insya Allah.
Arti sebenarnya, gue gak akan dateng. Haha tapi, kalau bilang iya, berarti kemungkinan datang ke kawinannya lebih besar. Jadi, jangan percaya dan berharap dulu ya :p hal itu terjadi karena sopan santun biar tidak menyakiti hati orang yang mengajak untuk berjanji.


Well, gue juga baru-baru ini kena jebakan sama yang namanya basi-basi. Huh sebel. Bulan kemarin, keluarga dari pihak mamah datang ke rumah untuk bersilaturahmi dalam rangka hari raya idul fitri.  Mulai dari kakek, nenek, bibi, paman, ponakan dan lain-lain. Ada kali dua belas orang yang bertamu. Begitu sampai di rumah, mereka langsung mencari gue dengan berkata,
A: mana si cantik,,? mana si cantik?
B: ih makin cantik saja.
C: iya, makin cantik saja nih.
Gue yang mendengar hal itu merasa seneng, geli dan ge’er. Cuma bisa senyum malu-malu, padahal dalam hati, gue pengen bilang,”emang gue cantik ya?” #kibasrambut. Masalahnya gue gak merasa cantik sampai bisa membuat orang terperangah dan berkata “cantiknyaaa”, begitu melihat gue. Ya, kalau bener gue cantik mungkin gue udah bisa nikah sama Adam Levine tapi, nyatanya gue ditinggal nikah sama doi. Huh sebel. Faktanya, hal itu merupakan basa-basi karena banyak orang sunda yang berkata seperti itu. Jadi, buat kamu yang mukanya penuh panu dengan jerawat berhamburan atau papareolan gak jelas, datanglah mengunjungi orang sunda terutama orang yang sudah sepuh. Kemungkinan kamu akan disebut geulis atau kasep. Pffff,,


Udah ah cerita basa-basinya, pernah mengalami basa-basi yang nyebelin? Pernah?! Gue cuma mau bilang, “Kasihan deh lo kege’eran, hahahah”

Terima kasih udah mampir, bye ^_^

1 comment:

  1. Betul jugak,, hahaha,, eh itu Adam Levine pake di bawa-bawa

    ReplyDelete

silahkan komentar asal jangan rese apalagi ngeselin. ;)
yang spam, sara, saru, oot gue hapus!